Polres Pinrang Press Release Kasus Mayat dalam Karung Yang Di Temukan Di Sungai Suppa

Pinrang – Wa Laodding (55) tersangka pembunuhan perempuan dalam karung yang ditemukan hanyut di Sungai Bela Belawae, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan (Sulsel), terancam menghabiskan sisa umurnya di penjara. Wa Laodding dijerat pasal pembunuhan berencana.

“Kita akan jerat dengan Pasal 340 KUHP dengan ancaman hukuman seumur hidup,” terang Kapolres Pinrang, AKBP Dwi Santoso saat Press Release, Senin (6/4/2020).

Dari hasil penyidikan, ada indikasi pelaku merencanakan pembunuhan terhadap korban Rusna (52) yang tidak lain adalah istri siri yang dinikahinya 2 tahun lalu. Gembala itik ini menghabisi korban secara sadis.

“Di mana tersangka menelpon korban untuk bertemu, lalu terjadi cekcok dan tersangka langsung menutup wajah korban dengan karung lalu memukuli kepalanya dengan balok kayu sebanyak dua kali hingga pingsan,” jelasnya.

Tidak sampai di situ, tersangka juga menceburkan tubuh korban ke sungai di bawah jembatan untuk memastikan korban tidak bernyawa.

“Setelah itu, barulah tubuh korban dihanyutkan ke sungai dengan membungkusnya menggunakan karung,” paparnya.

Wa Laodding mengaku tega menghabisi nyawa istri sirinya lantaran sakit hati, korban memiliki pria idaman lain.

“Saya sakit hati, Pak, kecewa sama dia. Dia khianati cintaku, ada pacarnya, sudah lama saya tahu. Makanya saya bunuh,” kata tersangka.

Sebelumnya diberitakan, mayat Rusna awalnya ditemukan warga yang sedang memancing di pinggir sungai di Desa Malongi-longi, Kecamatan Mattiro Bulu. Mayat dalam karung itu hanyut hingga akhirnya bisa ditemukan di Desa Polewali, Kecamatan Suppa.

 

Tinggalkan Balasan