Masih Suka Nongkrong Dan Berkerumun? Polres Pinrang : Awas Bisa Dipidana

Pinrang – Aparat kepolisian bakal menindak tegas, warga yang nongkrong di kafe dan berkerumun tempat tempat keramaian, selama darurat virus corona berlangsung.

Sebab Pemerintah daerah telah mengeluarkan himbauan dan penutupan tempat tempat keramaian seperti kafe, rumah makan dan tempat hiburan.

Kapolres Pinrang AKBP Dwi Santoso mengatakan, pihak Kepolisian Resort Pinrang rutin melakukan himbauan yang dikeluarkan Pemerintah Daerah untuk tidak berkumpul di kafe kafe atau tempat apa pun, selama Virus Corona memawabah di Indonesia termasuk Kabupaten Pinrang

“Himbauan ini kita lakukan secara prefentif, kepada seluruh masyarakat, untuk tidak berkerumun ” kata dia, di Pinrang Sabtu 04/04/2020

Namun kata dia, jika langkah prefentif tidak diindahkan oleh pihak pihak yang berkerumun itu, maka polisi akan menindak tegas, dengan menerapkan Undang Undang Karantina Kesehatan ” Dan orang yang tidak menghiraukan himbauan Pemerintah untuk tidak berkerumun, bisa saja kita jerat dengan Undang Undang Karantina Kesehatan ”

Undang Undang Nomor 6 tahun 2018 tentang kekarantinaan kesehatan disebutkan setiap orang yang tidak mematuhi kekarantiaan kesehatan dan atau menghalang halangi penyelenggaraan ke karantinaan kesehatan, sehingga menyebabkan kedaruratan kesehatan masyarakat di pidana penjara selama satu tahun, atau denda paling banyak Rp100 juta.

Sementara pada Undang Undang Nomor 4 tahun 1984 tentang wabah penyakit menular Pasal 14 ayat 1 disebutkan menghalang halangi pelaksanaan penanggulangan wabah diancam pidana selama satu tahun penjara dan atau denda Rp1 juta.

Dan Pada Pasal 2 dikatakan karena kealfaan yang mengakibatkan terhalangnya pelaksanaan penanggulangan wabah, diancam kurungan selama 6 bulan atau denda Rp500 ribu,

Dwi santoso menambahkan,penerapan Undang undang itu, akan diberlakukan, demi untuk kemaslahatan masyarakat, agar terhindar dari penularan dan penyebaran covid-19.

Tinggalkan Balasan